InsyaAllah


Hidup tak sentiasa berjalan ikut perancangan kita. Lebih-lebih lagi bila berjanji perkara penting dengan orang. Tiba-tiba ada aral datang mengekang. Tak kira sepenting mana pun perkara itu, sekuat mana pun daya kita nak selesaikan cabaran dan selaju mana pun kita cuba perbaiki keadaan, Allah saja yang Maha Berkuasa lagi Maha Mengatur.
Namun, bila kita pasrah dan menyerah pada Allah (baca: bukan menyerah kalah dan pasrah malas) Dia akan datangkan pelbagai hikmah lain. Contohnya, orang yang kita berjanji itu amat pemaaf sampai kita langsung lebih hormat padanya. Atau cabaran yang mematikan kerja kita itu menyebabkan kita terselamat dari kegagalan yang lebih besar akibat kerja itu. Atau ada perkara yang lebih penting datang dalam hidup kita yang mengubah fokus kita lalu langsung lebih bahagia.

Itulah pentingnya sebutkan insyaAllah dengan penuh kesedaran. InsyaAllah itu bukan mengelak berjanji (macam budaya sesetengah orang). InsyaAllah itu sepatutnya disertai dengan usaha memenuhi janji dengan kesungguhan, sampai akhirnya Allah tak izinkan.
Kalau terlupa, semoga Allah ampunkan, dan semoga Allah lembutkan hati orang yang kita janji.

One thought on “InsyaAllah

Comment wisely. All comments are subjected to Act 588 MCMC 1988.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.